Universitas Aisyah

Pringsewu

Universitas Aisyah Pringsewu Terbitkan Panduan Model Pembelajaran Student-Centered Learning untuk Tingkatkan Mutu Akademik

PRINGSEWU (UAP) – Universitas Aisyah Pringsewu resmi menerbitkan Buku Panduan Penerapan Model Pembelajaran Student-Centered Learning (SCL) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi. Panduan tersebut disusun untuk mendukung implementasi pendidikan yang berpusat pada mahasiswa sekaligus menyesuaikan perkembangan paradigma pendidikan abad ke-21. 

Penerbitan panduan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Nomor 1200.1/UAP.RK/DI/TA/IV/2026 tentang Tim Penyusun Buku Panduan Penerapan Model Pembelajaran Student-Centered Learning di Universitas Aisyah Pringsewu.

Rektor Dr. Sutrisno menyampaikan bahwa penerapan Student-Centered Learning menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem pembelajaran modern yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses belajar. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan problem solving.

Tim penyusun panduan melibatkan berbagai unsur pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Wakil Rektor I Dr. Ani Kristianingsih, Kepala LPMI Dr. Feri Kameliawati, Dekan Fakultas Kesehatan Dr. Surmiasih, Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Dr. Ir. Zulkifli, Dekan FKIP Defi Gustianing, Dekan Fakultas Sosial dan Bisnis Sunarmi, Dekan Fakultas Kedokteran dr. Nur Asini, serta Dekan Fakultas Kedokteran Gigi drg. Amalia Trisnaningtyas.

Dalam panduan tersebut dijelaskan berbagai model pembelajaran berbasis SCL yang dapat diterapkan dosen di kelas, di antaranya Small Group Discussion (SGD), Discovery Learning, Collaborative Learning, Contextual Instruction, Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), hingga Question Based Learning (QBL). Seluruh metode tersebut dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran.

Panduan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menciptakan suasana akademik yang interaktif dan inovatif. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, pendekatan SCL dinilai mampu membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, komunikatif, adaptif, serta memiliki kemampuan bekerja sama dalam tim.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, penerapan SCL juga dinilai mampu meningkatkan profesionalisme dosen serta memperkuat kualitas kelembagaan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan transformasi teknologi. 

Universitas Aisyah Pringsewu berharap kehadiran panduan tersebut dapat menjadi acuan bagi dosen dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang inovatif, efektif, serta berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh. (*na)

Dokumen Panduan Model Pembelajaran SCL UAP dapat diunduh melalui tautan berikut:
Unduh Panduan Model Pembelajaran SCL UAP

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *