Universitas Aisyah

Pringsewu

Universitas Aisyah Pringsewu Perkuat Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals melalui Pendidikan, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat

Pringsewu – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi teknologi, serta penguatan kemitraan strategis. Sepanjang tahun 2025, implementasi berbagai program yang terintegrasi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi bukti nyata peran UAP sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan masyarakat, pendidikan berkualitas, penguatan inovasi, transformasi digital, hingga pembangunan kemitraan yang inklusif.

Mendukung Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Dalam mendukung SDG 1 (No Poverty), Universitas Aisyah Pringsewu memperoleh Nomor Registrasi REG LP 2507000007 dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Kepercayaan tersebut memperkuat peran universitas dalam mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Provinsi Lampung, guna meningkatkan daya saing produk halal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, berbagai kegiatan sosial seperti bakti kesehatan gratis, bantuan bagi korban bencana banjir, santunan kepada panti asuhan, hingga kegiatan jalan sehat yang diikuti lebih dari seribu peserta menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sivitas akademika terhadap masyarakat.

Pada aspek SDG 2 (Zero Hunger), UAP melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Family Pro Egg: Satu Keluarga Asuh, Satu Generasi Tumbuh" sebagai upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui edukasi gizi berbasis keluarga. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas P3P2KB Kabupaten Pringsewu dan Kelurahan Pringsewu Utara.

Di lingkungan internal kampus, UAP juga menerbitkan kebijakan Stop Boros Pangan melalui Surat Edaran Rektor Nomor 878/UAP.RK/DI/SDM/XI/2025. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari kontribusi universitas dalam membangun budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Komitmen terhadap SDG 3 (Good Health and Well-Being) diwujudkan melalui berbagai program pengabdian masyarakat berbasis kesehatan. Tim dosen dan mahasiswa Program Magister Kebidanan UAP melaksanakan edukasi dan pemeriksaan penyakit tidak menular bagi kelompok lanjut usia di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Selain itu, program skrining Triple Eliminasi pada ibu hamil dilaksanakan di Kota Bandar Lampung sebagai upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu kepada bayi. Program tersebut tidak hanya menghasilkan dampak kesehatan secara langsung, tetapi juga menghasilkan artikel ilmiah sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan ilmu kebidanan komunitas.

UAP juga mengembangkan gerakan "SADARI SHIFA", sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan edukasi deteksi dini kanker payudara dengan pemanfaatan media digital, pelatihan keterampilan, serta pendampingan berbasis komunitas. Program ini menjadi model inovasi kesehatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Memperkuat Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

Sebagai implementasi SDG 4 (Quality Education), Universitas Aisyah Pringsewu terus memperkuat akses pendidikan tinggi yang berkualitas melalui berbagai program akademik dan beasiswa.

Sepanjang tahun 2025, UAP meluluskan sebanyak 854 lulusan dalam Wisuda Ke-10 Tahap II Tahun Akademik 2024/2025 yang diselenggarakan selama tiga hari. Selain itu, pada Wisuda Tahap I Tahun 2025, sebanyak 265 lulusan Fakultas Kesehatan resmi dikukuhkan sebagai tenaga profesional yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Melalui Yayasan Aisyah Lampung, universitas juga membuka program beasiswa bagi putra-putri terbaik daerah sebagai bentuk komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi.

Pada aspek SDG 5 (Gender Equality), Program Magister Kebidanan UAP menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pelatihan SADARI bagi remaja perempuan sebagai upaya promotif dan preventif terhadap kanker payudara. Program tersebut mencerminkan kepedulian universitas terhadap peningkatan kualitas kesehatan perempuan sekaligus mendukung kesetaraan akses terhadap layanan kesehatan.

Penguatan Kompetensi dan Inovasi Digital

Dalam mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), UAP secara aktif meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan berbasis teknologi. Program Bimbingan Teknis Pemanfaatan Learning Management System (LMS) bagi mahasiswa pascasarjana menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital di lingkungan akademik.

Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI) UAP juga sukses menyelenggarakan IT Bootcamp Season 1 yang berfokus pada pengembangan keterampilan UI/UX serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan aplikasi mobile. Kegiatan tersebut menjadi salah satu strategi universitas dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri digital masa depan.

Pada SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), berbagai inovasi berbasis riset dan pengabdian masyarakat terus dikembangkan. Program Family Pro Egg menjadi salah satu inovasi unggulan dalam pencegahan stunting berbasis edukasi komik dan pemberdayaan keluarga.

Prestasi akademik juga ditorehkan melalui keberhasilan dosen dan mahasiswa UAP meraih Juara I Poster Presentasi pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Bidan (PITB) 2025 melalui karya ilmiah yang mengangkat tema ketahanan masyarakat, hak reproduksi, dan pemberdayaan spiritual dalam mendukung Sustainable Development Goals.

Selain itu, Fakultas Teknologi dan Informatika UAP secara aktif memperkenalkan konsep Future Skills 2030 kepada siswa sekolah menengah kejuruan guna meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan.

Memperkuat Kolaborasi Global dan Transformasi Digital

Pada SDG 10 (Reduced Inequalities), mahasiswa Program Magister Kebidanan UAP melaksanakan residensi internasional di Pathum Thani University, Thailand. Program tersebut memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya, pengabdian masyarakat internasional, serta memperkuat jejaring akademik global.

Sementara itu, implementasi SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) diwujudkan melalui kerja sama antara UAP dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam pembangunan Dashboard Pringsewu, sebuah sistem informasi berbasis digital yang mendukung integrasi layanan publik dan transformasi pemerintahan daerah.

Kontribusi UAP terhadap SDG 12 (Responsible Consumption and Production) juga terlihat melalui pengembangan aplikasi SEWUATI Versi 02, hasil kolaborasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu. Aplikasi tersebut mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan administrasi kependudukan secara digital, sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola pelayanan publik.

Selain itu, Biro Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu menyelenggarakan Research Day 2025 yang melibatkan 15 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan budaya riset serta mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan universitas.

Membangun Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals), Universitas Aisyah Pringsewu terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional.

Keterlibatan aktif sivitas akademika UAP dalam persiapan Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) 2025 menjadi salah satu bukti kontribusi universitas dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang teknologi informasi.

Di samping itu, penyelenggaraan workshop penjaminan mutu menuju standar internasional menunjukkan keseriusan UAP dalam meningkatkan kualitas program studi agar mampu bersaing di tingkat global.

Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN, menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.

"Universitas Aisyah Pringsewu berkomitmen untuk terus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam menghasilkan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing global," ujarnya.

Melalui berbagai program yang terintegrasi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Aisyah Pringsewu semakin meneguhkan posisinya sebagai agen perubahan yang aktif mendukung pencapaian Sustainable Development Goals. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebermanfaatan, universitas terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, nasional, maupun global menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045 dan agenda pembangunan berkelanjutan dunia. (*na)

Unduh Sustainability Report UAP 2025


Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *