Pringsewu – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) kembali memperkuat kolaborasi riset internasional melalui penyelenggaraan Workshop Online bersama University of Manchester dan University of Salford, Inggris, sebagai bagian dari program Indonesia–UK Healthy Pregnancy Journey (IUPJ) Network. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu hari pertama pada 17 November 2025 dan hari kedua pada 1 Desember 2025, melalui platform Microsoft Teams.
Workshop diikuti oleh para dosen, peneliti, bidan, akademisi, serta tenaga kesehatan dari Indonesia dan Inggris. Sesi ini menjadi wadah bagi kedua institusi untuk berbagi pengalaman, menyelaraskan metodologi riset, dan memperdalam pemahaman tentang pendekatan riset partisipatif dalam kesehatan maternal.
Pada kedua sesi workshop, tim pakar dari University of Manchester dan University of Salford termasuk Debbie Smith, Christine Furber, Lucy Hulme, dan fasilitator lainnya membahas secara komprehensif konsep Patient & Public Involvement and Engagement (PPIE) atau Keikutsertaan dan Keterlibatan Pasien serta Publik. Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa penelitian kesehatan tidak hanya dirancang oleh akademisi, tetapi juga benar-benar melibatkan pengguna layanan kesehatan, komunitas, dan kelompok yang terdampak.
Materi workshop mencakup penjelasan langkah-langkah praktis penerapan PPIE, mulai dari studi konsepsi, rekrutmen peserta, pengumpulan data, analisis data, hingga diseminasi hasil penelitian. Diskusi juga menyoroti bagaimana perspektif peserta dapat meningkatkan kualitas riset melalui penandaan data, peninjauan rencana pengumpulan data, hingga penyusunan sintesis tematik.
Peserta juga diperkenalkan dengan model World Café, metode diskusi kelompok kecil yang digunakan untuk mengidentifikasi prioritas lokal dalam peningkatan layanan kesehatan ibu. Model ini telah diterapkan oleh tim Manchester untuk melibatkan pengguna layanan, bidan, dokter kandungan, akademisi, dan peneliti dalam merumuskan area prioritas riset yang relevan.
Lebih dari 40 peserta mengikuti kegiatan ini secara aktif, berbagi pandangan serta pengalaman dalam implementasi metode PPIE. Workshop ini menjadi kesempatan penting bagi para peneliti dari UAP untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi riset berbasis komunitas, serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional.
Perwakilan UAP menegaskan bahwa kemitraan dengan University of Manchester merupakan langkah strategis untuk mendorong penelitian kesehatan maternal yang lebih inklusif, berstandar internasional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan workshop pada 17 November 2025 dan 1 Desember 2025, UAP dan University of Manchester menegaskan komitmen bersama untuk terus mendorong penelitian inovatif yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu di Indonesia. (*na)

