PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) kembali mencatatkan capaian melalui mahasiswa organisasi kemahasiswaan (Ormawa). Sebanyak 23 mahasiswa UAP tercatat sebagai penerima Pendanaan Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sekaligus menunjukkan kapasitas UAP dalam mendorong mahasiswa untuk aktif menghasilkan program yang berdampak.
Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 1386/DST/C3/DT.06.01/2026 tertanggal 7 Oktober 2026, penerima Pendanaan Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026 telah ditetapkan. Informasi hasil penetapan tersebut dapat diakses melalui akun masing-masing pengusul pada sistem BIMA mulai Kamis, 8 Oktober 2026.
Di lingkungan UAP, pendanaan tersebut melibatkan mahasiswa Ormawa yang didampingi oleh Dr. Linda Puspita, S.ST., M.Kes. selaku ketua pendamping, serta Alifiyanti Muharramah, S.Gz., M.Gz. dan Naufal Sinatria, S.A.B., M.M. sebagai anggota pendamping.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya UAP dalam memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan menyusun dan menjalankan program yang memiliki manfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pendanaan Program Aksara Mahasiswa sendiri merupakan bagian dari program bantuan operasional perguruan tinggi negeri Mahasiswa Berdampak. Pemerintah menetapkan bahwa penyaluran pendanaan dilakukan melalui mekanisme kontrak, dengan pencairan dalam dua tahap, yakni 80 persen pada tahap pertama dan 20 persen pada tahap kedua.
Bagi UAP, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan memperoleh pendanaan. Program yang dijalankan mahasiswa diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran sekaligus menghasilkan kegiatan yang memberikan dampak nyata.
Capaian 23 mahasiswa Ormawa UAP tersebut juga menjadi bagian dari dinamika positif kehidupan akademik di kampus. Selain menjalani proses pendidikan, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan melalui organisasi, inovasi, dan kegiatan yang berorientasi pada kebermanfaatan.
Dengan capaian tersebut, UAP terus memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian penting dari ekosistem perguruan tinggi, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga melalui aktivitas kemahasiswaan yang produktif dan berdampak. (*na)

