PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar Rapat Koordinasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Daya Tampung Tahun Akademik 2026/2027 di Ruang Rapat Senat Gedung B UAP, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam menyelaraskan target penerimaan mahasiswa baru dengan kapasitas serta kualitas penyelenggaraan pendidikan pada setiap program studi guna mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN, jajaran pimpinan Yayasan Aisyah Lampung, para wakil rektor, dekan fakultas, serta seluruh ketua program studi di lingkungan UAP. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor UAP yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh unit kerja dalam mencapai target penerimaan mahasiswa baru sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan yang menjadi komitmen institusi.
Dalam sambutannya, Dr. Sutrisno menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung keberlanjutan dan perkembangan perguruan tinggi. Menurutnya, setiap program studi perlu menyusun strategi yang inovatif, terukur, dan berbasis data agar mampu menjangkau calon mahasiswa potensial serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Aisyah Pringsewu.
“Penerimaan mahasiswa baru tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga harus memperhatikan kesiapan institusi dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, dan program studi menjadi kunci dalam mewujudkan target PMB yang selaras dengan kapasitas dan mutu akademik,” ujar Dr. Sutrisno saat membuka kegiatan.
Rapat yang diprakarsai oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PMB Tahun Akademik 2026/2027 sekaligus menyusun strategi pencapaian target penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan kapasitas dan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada masing-masing program studi. Hal tersebut sejalan dengan upaya universitas dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jumlah mahasiswa dan mutu akademik yang diberikan kepada peserta didik.
Wakil Rektor III UAP, Dr. Linda Puspita, SST., M.Kes, menjelaskan bahwa perencanaan PMB yang matang menjadi bagian penting dalam tata kelola perguruan tinggi yang berkelanjutan. Menurutnya, koordinasi yang melibatkan seluruh unsur pimpinan diperlukan untuk memastikan bahwa target penerimaan mahasiswa baru dapat dicapai tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran.
“Setiap program studi memiliki karakteristik, kebutuhan, dan kapasitas yang berbeda. Oleh karena itu, penyusunan daya tampung harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan ketersediaan dosen, fasilitas pembelajaran, laboratorium, serta standar mutu yang berlaku,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai aspek strategis, mulai dari evaluasi capaian PMB tahun sebelumnya, pemetaan daya tampung masing-masing program studi, strategi promosi dan publikasi, penguatan branding institusi, hingga upaya meningkatkan daya saing program studi di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat.
Selain itu, rapat juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi mengenai target penerimaan mahasiswa baru yang realistis dan berkualitas. Para pimpinan fakultas dan program studi didorong untuk menyusun langkah-langkah inovatif dalam memperluas jangkauan promosi, memperkuat kerja sama dengan sekolah-sekolah, serta mengoptimalkan pemanfaatan media digital sebagai sarana informasi dan komunikasi kepada calon mahasiswa.
Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang di Provinsi Lampung, Universitas Aisyah Pringsewu memandang bahwa penetapan daya tampung mahasiswa baru tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan target angka penerimaan semata. Berbagai indikator mutu harus menjadi pertimbangan utama, di antaranya rasio dosen dan mahasiswa, kapasitas ruang kuliah, ketersediaan laboratorium, fasilitas praktik, serta standar akreditasi program studi.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa tetap diiringi dengan kualitas layanan akademik yang optimal. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu bersaing di dunia kerja dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Rapat koordinasi ini juga memperkuat komitmen bersama antara yayasan, rektorat, fakultas, dan program studi dalam mendukung pencapaian target PMB Tahun Akademik 2026/2027. Melalui kolaborasi yang erat, seluruh unsur di lingkungan UAP diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkenalkan keunggulan institusi kepada masyarakat luas.
Universitas Aisyah Pringsewu saat ini memiliki berbagai program studi yang tersebar di Fakultas Kesehatan, Fakultas Teknologi dan Informatika, Fakultas Sosial dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Kedokteran Gigi. Keberagaman program studi tersebut menjadi kekuatan UAP dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui rapat koordinasi ini, Universitas Aisyah Pringsewu menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 secara optimal, transparan, dan berorientasi pada mutu. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, UAP berharap target penerimaan mahasiswa baru dapat tercapai sekaligus memperkuat kontribusi universitas dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing bagi pembangunan daerah maupun nasional. (*na)

