PRINGSEWU (UAP) – Sebagai upaya promotif dan preventif terhadap tingginya angka kasus kanker payudara di Indonesia, Program Studi Magister Kebidanan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Edukasi dan Pelatihan SADARI sebagai Upaya Pencegahan Kanker Payudara Dini di Kalangan Remaja", pada Rabu (4/6) di kampus Universitas Aisyah Pringsewu.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Sri Rahayu, S.Si.T., Bd., MARS, selaku dosen penanggung jawab, didampingi oleh dr. Nur Asini, M.Biomed, sebagai anggota tim pengusul yang juga berperan dalam penyusunan materi edukatif.
Dalam kegiatan ini, enam mahasiswa Magister Kebidanan terlibat aktif dalam pelaksanaan edukasi dan pelatihan, yaitu:
-
Andi Sulitilawanti, melakukan observasi dan identifikasi kebutuhan peserta;
-
Asfa Roza Suis, menyampaikan materi edukasi SADARI;
-
Desi Nirmalasari, menyusun media edukasi berupa leaflet informatif;
-
Endah Utami Kusumawardhani, bertanggung jawab dalam pembuatan video edukasi;
-
Fitriani Nur Damayanti, menyusun proposal kegiatan serta uji validitas dan reliabilitas materi;
-
Roihatuzzahroh, menyusun laporan dan dokumentasi kegiatan, serta turut menjadi pemateri.
Kegiatan ini menyasar mahasiswi dari program studi non-kesehatan di lingkungan UAP yang sebagian besar belum pernah menerima informasi terkait SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Melalui pendekatan cooperative learning dan pemanfaatan media audiovisual serta boneka phantom, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga praktik langsung tentang cara melakukan SADARI dengan benar.
“Data Riskesdas 2020 menyebutkan hanya 6,9% perempuan Indonesia yang rutin melakukan SADARI. Padahal ini adalah metode deteksi dini yang paling sederhana dan murah,” ungkap Dr. Sri Rahayu. “Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran para remaja putri agar sejak muda memahami pentingnya deteksi dini terhadap kanker payudara,” lanjutnya.
Di akhir kegiatan, peserta diberikan leaflet SADARI, serta diminta untuk rutin melakukan pemeriksaan pribadi dan mencatat hasilnya dalam jurnal pribadi sebagai bentuk tindak lanjut berkelanjutan. Kegiatan ini juga menghasilkan beberapa luaran berupa artikel ilmiah, video pelatihan, serta rencana pendaftaran HAKI untuk media edukasi yang digunakan.
Program pengabdian ini mencerminkan komitmen Universitas Aisyah Pringsewu dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya perempuan, melalui edukasi berbasis ilmu kebidanan dan kedokteran yang aplikatif dan humanis. (*na)

