Universitas Aisyah

Pringsewu

Penelitian Dosen Pemula UAP Didanai BIMA 2026, Fokus pada Edukasi “Piring Sehat Ibu Hamil”

Pringsewu — Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) kembali mencatatkan prestasi melalui keberhasilan salah satu tim dosennya sebagai penerima pendanaan Program BIMA Tahun Anggaran 2026. Pendanaan ini diperoleh dalam skema Penelitian Dosen Pemula dengan judul penelitian “Efektivitas Edukasi Piring Sehat Ibu Hamil Berbasis Bahan Lokal terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Gizi di Kecamatan Gadingrejo.”

Penelitian ini diketuai oleh Sukarni, dengan anggota Maulia Isnaini dan Abdullah. Fokus penelitian diarahkan pada upaya peningkatan kualitas gizi ibu hamil di wilayah pedesaan yang hingga kini masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan.

Permasalahan gizi pada ibu hamil diketahui berkontribusi signifikan terhadap berbagai risiko kesehatan, seperti anemia kehamilan, bayi berat lahir rendah (BBLR), hingga peningkatan potensi stunting jangka panjang. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan ibu dan bayi, tetapi juga berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Melihat urgensi tersebut, tim peneliti UAP menghadirkan inovasi berupa alat peraga edukasi “Piring Sehat Ibu Hamil” berbasis bahan lokal. Pendekatan ini dinilai lebih kontekstual, mudah dipahami, serta dapat diterapkan secara luas oleh tenaga kesehatan di tingkat layanan primer, seperti bidan dan kader.

“Edukasi gizi yang tepat dan mudah dipahami sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dengan memanfaatkan bahan lokal, alat peraga ini diharapkan lebih aplikatif dan berkelanjutan,” ungkap Sukarni selaku ketua peneliti.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental (pretest-posttest control group design). Subjek penelitian melibatkan ibu hamil trimester I hingga III di Kecamatan Gadingrejo, yang dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi akan mendapatkan tiga sesi edukasi menggunakan alat peraga “Piring Sehat Ibu Hamil” serta modul praktis, sementara kelompok kontrol memperoleh edukasi melalui metode konvensional berupa leaflet dan ceramah.

Analisis data dilakukan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kepatuhan gizi, baik dalam kelompok maupun antar kelompok, guna memastikan efektivitas pendekatan yang dikembangkan.

Luaran penelitian ini ditargetkan cukup komprehensif, meliputi publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2–4, penyusunan model inovasi sosial berupa manual operasional penggunaan alat peraga bagi bidan dan kader, serta produksi 25 unit alat peraga berbasis bahan lokal yang siap digunakan dalam kegiatan edukasi. Selain itu, tim juga menargetkan pendaftaran hak kekayaan intelektual berupa desain industri atau hak cipta, serta pengembangan modul pelatihan dan leaflet berbasis bahasa lokal.

Penelitian ini sejalan dengan agenda nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia dan percepatan penurunan stunting melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas. Di sisi lain, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-Being).

Dengan capaian ini, Universitas Aisyah Pringsewu kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam penyelesaian persoalan kesehatan masyarakat melalui inovasi riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*na)

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *