PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan kegiatan Upgrading Microteaching Skill bagi Dosen Pemula yang dilaksanakan pada 27 hingga 30 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dosen guna mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.
Pelaksanaan kegiatan tersebut diikuti oleh para dosen pemula di lingkungan Universitas Aisyah Pringsewu sebagai bagian dari program pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait keterampilan dasar mengajar, perencanaan pembelajaran, metode dan strategi pembelajaran inovatif, teknik komunikasi efektif, hingga praktik mengajar melalui simulasi microteaching.
Kegiatan upgrading microteaching ini juga menjadi sarana evaluasi dan refleksi bagi para dosen dalam meningkatkan kemampuan profesionalnya sebagai pendidik. Melalui praktik langsung dan umpan balik dari tim penilai maupun sesama peserta, dosen diharapkan mampu mengembangkan model pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada mahasiswa.
Wakil Rektor I Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Ani Kristianingsih, S.ST., M.Kes., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi dosen merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian mutu pendidikan tinggi dan implementasi budaya akademik yang unggul.
"Kegiatan Upgrading Microteaching Skill ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Aisyah Pringsewu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen pemula. Dosen tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuan, tetapi juga harus memiliki kompetensi pedagogik yang baik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa," ujarnya.
Menurutnya, kualitas lulusan sangat dipengaruhi oleh kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas. Oleh karena itu, universitas terus mendorong berbagai program peningkatan kapasitas dosen sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing.
"Kami berharap melalui kegiatan ini para dosen dapat meningkatkan kemampuan mengajar, memperkuat pemahaman terhadap metode pembelajaran terkini, serta mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pendidikan. Hal ini sejalan dengan komitmen UAP dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berakhlakul karimah," tambahnya.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, diskusi, penyusunan perangkat pembelajaran, hingga praktik microteaching. Kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan penguatan budaya mutu di lingkungan akademik Universitas Aisyah Pringsewu.
Melalui pelaksanaan Upgrading Microteaching Skill pada 27–30 Januari 2026 ini, Universitas Aisyah Pringsewu berharap dapat terus meningkatkan kompetensi dosen secara berkelanjutan, memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta mendukung terciptanya proses pembelajaran yang inovatif dan berkualitas dalam rangka mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (*na)

