Universitas Aisyah

Pringsewu

Wisuda Sesi Kedua UAP Diikuti Lulusan Tujuh Program Studi

PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar wisuda sesi kedua Periode XII Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (8/10/2026). Prosesi tersebut diikuti lulusan dari tujuh program studi dan menjadi bagian dari rangkaian wisuda UAP yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Oktober 2026.

Tujuh program studi yang mengikuti prosesi sesi kedua terdiri atas S1 Gizi, S1 Psikologi, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Teknologi Informasi, S1 Pendidikan Jasmani, Pendidikan Profesi Dietisien, dan S1 Farmasi.

Secara keseluruhan, Wisuda Periode XII UAP diikuti 861 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai diploma, sarjana, profesi, hingga magister. Pelaksanaan wisuda dibagi dalam beberapa sesi untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh peserta.

Prosesi sesi kedua turut dihadiri Ketua AIPKIND Korwil Lampung, bersama sejumlah tamu undangan, pimpinan perguruan tinggi, organisasi profesi, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Sejumlah unsur organisasi profesi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bertalina, SKM., M.Kes., Dietisien, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Provinsi Lampung; Asep Jalaludin, SKM., MKM., dari DPC PERSAGI Kabupaten Pringsewu; Zaki Fandi Alweri, S.Gz., MPH.; Massini, S.Gz., Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Dietisien Indonesia (PD AsDI) Provinsi Lampung; apt. Suwartini, S.Si., M.Kes., Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Provinsi Lampung; serta apt. Eka Novianti, S.Farm., Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang (PC) Pringsewu.

Rektor UAP Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N., mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni yang menandai berakhirnya masa studi, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki fase kehidupan dengan tanggung jawab yang lebih besar.

“Wisuda bukan akhir dari perjalanan. Wisuda adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Sutrisno.

Ia mengatakan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus diwujudkan melalui karya, pelayanan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Para lulusan juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta dinamika ilmu pengetahuan.

Menurut Sutrisno, kemampuan beradaptasi dengan teknologi harus berjalan seiring dengan integritas dan karakter.

“Teknologi membutuhkan etika, kecerdasan membutuhkan karakter, dan keberhasilan membutuhkan tanggung jawab,” tegasnya.

Sutrisno juga mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi pada pekerjaan dan jabatan. Para lulusan diharapkan mampu membangun karya dan kepercayaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia meminta para lulusan menjaga nama baik almamater melalui sikap, profesionalisme, prestasi, dan integritas dalam menjalankan kehidupan maupun profesi masing-masing.

Rangkaian Wisuda Periode XII UAP akan dilanjutkan hingga Jumat (9/10). Pada sesi terakhir tersebut, prosesi diikuti lulusan S2 Keperawatan, S2 Kebidanan, D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Pendidikan Profesi Ners, S1 Kebidanan, dan S1 Keperawatan.

Rangkaian Wisuda Periode XII Tahun Akademik 2025/2026 menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan bagi 861 lulusan UAP. Para lulusan diharapkan mampu terus mengembangkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjalankan profesi dengan menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab. (*na)

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *