Universitas Aisyah

Pringsewu

Wisuda Periode XII UAP Lepas 861 Lulusan, Rektor Tekankan Integritas dan Adaptasi Teknologi

PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) mewisuda 861 lulusan pada Wisuda Periode XII Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi wisuda berlangsung selama tiga hari, 7–9 Oktober 2026, dengan peserta dari jenjang diploma, sarjana, profesi, hingga magister.

Prosesi wisuda dibuka Ketua Senat UAP, Dr. Ir. Zulkifli, S.T., M.Kom. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dra. Titik Puji Lestari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Dr. Supriyanto, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan organisasi profesi.

Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Ir. Judy Muljana, S.T., M.T., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pringsewu Dr. Imam Fatkuroji, S.STP., M.IP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., serta Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Imanda Amin Abri, S.K.M., M.M.

Turut hadir pimpinan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pringsewu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, jajaran pimpinan UAP, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Dari 861 lulusan tersebut, 13 berasal dari S1 Akuntansi, 5 S1 Rekayasa Perangkat Lunak, 43 S1 Teknik Informatika, 25 S1 Pendidikan Jasmani, 5 S1 Pendidikan Bahasa Inggris, 7 S1 Pendidikan Teknologi Informasi, 8 S1 Psikologi, 61 D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 14 D3 Kebidanan, 32 Profesi Ners, 31 Pendidikan Profesi Dietisien, 228 Pendidikan Profesi Bidan, 87 S1 Kebidanan, 40 S1 Gizi, 154 S1 Farmasi, 85 S1 Keperawatan, 8 S2 Keperawatan, dan 15 S2 Kebidanan.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, prosesi wisuda dibagi dalam beberapa sesi selama tiga hari. Pada Rabu (7/10), prosesi diikuti lulusan S1 Rekayasa Perangkat Lunak, S1 Teknik Informatika, S1 Akuntansi, Pendidikan Profesi Bidan, dan D3 Kebidanan.

Pada Kamis (8/10), giliran lulusan S1 Gizi, S1 Psikologi, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Teknologi Informasi, S1 Pendidikan Jasmani, Pendidikan Profesi Dietisien, dan S1 Farmasi. Rangkaian wisuda ditutup pada Jumat (9/10) dengan peserta dari S2 Keperawatan, S2 Kebidanan, D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Pendidikan Profesi Ners, S1 Kebidanan, dan S1 Keperawatan.

Rektor UAP Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N., mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni yang menandai berakhirnya masa studi, tetapi menjadi awal bagi lulusan untuk memasuki fase kehidupan dengan tanggung jawab yang lebih besar.

“Wisuda bukan akhir dari perjalanan. Wisuda adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Sutrisno.

Ia mengatakan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus diwujudkan melalui karya, pelayanan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Lulusan juga diharapkan terus mengembangkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta perubahan ilmu pengetahuan.

Namun, kemampuan tersebut, kata Sutrisno, harus berjalan seiring dengan integritas dan karakter.

“Teknologi membutuhkan etika, kecerdasan membutuhkan karakter, dan keberhasilan membutuhkan tanggung jawab,” tegasnya.

Sutrisno juga mengingatkan lulusan agar tidak semata-mata mengejar pekerjaan dan jabatan, tetapi membangun karya, kepercayaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan hanya bertanya, ‘Apa yang akan saya dapatkan?’ Tetapi bertanyalah, ‘Apa yang dapat saya berikan?’” ungkapnya.

Ia berpesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater melalui sikap, karya, prestasi, profesionalisme, dan integritas.

“Kami berharap kelak masyarakat mengenal Saudara sebagai lulusan Universitas Aisyah Pringsewu yang kompeten, profesional, berintegritas, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan, serta pengorbanan selama proses pendidikan. Ia mengingatkan bahwa setelah memasuki dunia kerja dan masyarakat, para lulusan turut membawa nama almamater.

“Bawalah ilmu dengan rendah hati. Bawalah teknologi dengan tanggung jawab. Bawalah profesi dengan integritas. Dan bawalah nama almamater dengan kehormatan,” pesannya.

Pembina Yayasan Aisyah Lampung, Isnaidi Guswantoro, S.Kep., turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat dan bekal dalam meniti karier maupun melanjutkan pendidikan.

Menurut Isnaidi, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari sejauh mana ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mendorong para alumni untuk menjaga nama baik almamater dan mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh melalui profesi serta pengabdian.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan berbagai pihak, terutama orang tua.

Para lulusan, kata Iskhaq, juga perlu terus belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal, menjaga integritas, mengembangkan kompetensi, dan mengabdikan ilmu untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurutnya, wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal bagi lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Pringsewu yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Titik Puji Lestari, menyampaikan sambutan tertulis Bupati sekaligus permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan. Ia mengatakan keberhasilan meraih gelar akademik maupun profesi merupakan langkah awal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan globalisasi, para lulusan diharapkan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, keterampilan interpersonal, dan integritas moral.

Para alumni juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan dan menjadi agen perubahan yang kreatif serta produktif, termasuk dengan menciptakan peluang usaha dan menghadirkan gagasan inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu.

Apresiasi bagi Dosen dan Karyawan

Wisuda Periode XII UAP juga diwarnai pemberian apresiasi kepada dosen dan karyawan yang dinilai memberikan dedikasi dan kontribusi bagi kemajuan institusi.

Yayasan Aisyah Lampung memberikan penghargaan berupa ibadah haji kepada dua insan UAP yang dinilai memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, dan kontribusi terhadap lembaga, yakni Rektor UAP Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N., dan Dosen Program Studi Kebidanan UAP Yetty Dwi Fara, S.ST., M.Tr.Keb.

Penghargaan diserahkan Pembina Yayasan Aisyah Lampung Isnaidi Guswantoro, S.Kep., didampingi Ketua Yayasan Aisyah Lampung Dr. Fitriana, S.Si.T., M.Kes., dan Bendahara Yayasan Aisyah Lampung Dr. Sukarni, SST., M.Kes.

Ketua Yayasan Aisyah Lampung, Dr. Fitriana, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas, pengabdian, dan keteladanan para penerima.

“Kami ingin menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme, tetapi juga spiritualitas. Apresiasi ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga doa agar para penerima senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah serta terus memberikan manfaat bagi lembaga dan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Fitriana, pemberian reward ibadah haji telah menjadi agenda rutin tahunan yayasan sebagai bagian dari upaya mendorong sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berakhlak mulia.

Ketua Panitia Wisuda UAP, Arif Alexander Bastian, S.Pd., M.Pd., didampingi Sekretaris Panitia Ulfa Isni Kurnia, S.Pd., M.Pd.T., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan agar prosesi berjalan lancar, tertib, dan khidmat.

“Wisuda merupakan momentum penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan akademik maupun profesi. Kami berharap seluruh lulusan dapat menjadi tenaga profesional yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta dunia kerja,” ujarnya.

Wisuda Periode XII Tahun Akademik 2025/2026 menandai berakhirnya perjalanan pendidikan 861 lulusan UAP sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.

Dengan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjalankan profesi dengan integritas dan tanggung jawab. (*na)

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *