Universitas Aisyah

Pringsewu

Penarikan Serentak 568 Mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu di Kecamatan Gadingrejo

Pringsewu — Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) secara resmi melakukan penarikan kembali 568 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Gadingrejo. Penarikan mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan secara serentak pada Selasa, 3 Februari 2026, oleh seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di masing-masing pekon lokasi KKN.

Ketua Pelaksana KKN Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Ani Kristianingsih, S.ST., M.Kes., menjelaskan bahwa mahasiswa KKN telah melaksanakan kegiatan pengabdian selama hampir satu bulan, terhitung sejak 6 Januari hingga 3 Februari 2026. Selama periode tersebut, para mahasiswa ditempatkan di berbagai pekon dan dusun di Kecamatan Gadingrejo dengan pendampingan intensif dari para Dosen Pembimbing Lapangan.

“Seluruh rangkaian kegiatan KKN telah dilaksanakan sesuai dengan rencana program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat. Penarikan ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di lapangan,” ujar Dr. Ani Kristianingsih.

Program KKN Universitas Aisyah Pringsewu dirancang sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Berbagai kegiatan yang dijalankan mahasiswa mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, serta penguatan kapasitas sosial masyarakat, dengan pendekatan edukatif, promotif, dan inovatif.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa berperan aktif dalam mendukung kegiatan literasi pendidikan, promosi kesehatan masyarakat, pendampingan UMKM, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan berbasis potensi lokal. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Gadingrejo.

Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN., turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan peran aktif Dosen Pembimbing Lapangan selama pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan wahana strategis pembelajaran kontekstual yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan realitas sosial masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar program akademik, tetapi bentuk nyata pengabdian dan pembelajaran karakter bagi mahasiswa. Melalui KKN, mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu dilatih untuk peka terhadap kebutuhan masyarakat, mampu bekerja kolaboratif, serta menghadirkan solusi yang berdampak,” ujar Dr. Sutrisno.

Lebih lanjut, Rektor berharap hasil dan pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional, sekaligus memperkuat komitmen Universitas Aisyah Pringsewu dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah terbangun selama KKN ini dapat terus berlanjut, sehingga program pengabdian ke depan semakin relevan, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Universitas Aisyah Pringsewu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemerintah desa/pekon, masyarakat, serta mitra terkait yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN mahasiswa, serta berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin pada program-program pengabdian selanjutnya. (*na)

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *