Universitas Aisyah

Pringsewu

Sentuhan Bidan dan Mahasiswa untuk Lansia Sehat di Ujung Sumsel

Lubuk Bintialo, Muba – 1 Juni 2025, Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia (lansia), tim dosen dan mahasiswa dari Program Magister Kebidanan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (Hipertensi, Diabetes Melitus dan Kolesterol) Berbasis Asuhan Kebidanan" di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Bintialo, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kegiatan ini dipimpin oleh Lusia Asih Wulandari, S.ST, M.Kes, Ph.D, selaku dosen penanggung jawab yang juga menjabat sebagai Ketua Tim PKM. Beliau didampingi oleh dua dosen anggota, yaitu Dr. Sri Rahayu, S.Si.T., Bdn., MARS dan Sri Nowo Retno, S.Si.T., M.Kes, Ph.D, yang turut berperan aktif dalam penyusunan materi dan pelaksanaan lapangan.

Sebanyak lima mahasiswa Program Magister Kebidanan juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Alfina Damayanti, bertugas bersama Dr. Sri Rahayu dalam penyusunan materi edukatif mengenai hipertensi, kolesterol, dan diabetes melitus serta media informasi untuk lansia.

  • Ria Enjelina, berperan dalam edukasi dan demonstrasi pemeriksaan kolesterol serta distribusi alat bantu edukasi.

  • Rika Maisaroh, bertugas sebagai moderator edukasi dan mendampingi pemeriksaan serta konseling kesehatan.

  • Ferawati, menyampaikan materi edukasi tentang diabetes dan mendokumentasikan seluruh proses kegiatan.

  • Heni Betri, melakukan skrining awal berupa pengukuran tekanan darah, gula darah, dan kolesterol serta menganalisis hasilnya untuk laporan kegiatan.

Kegiatan ini mencakup edukasi kesehatan secara langsung kepada lansia dan keluarga, serta pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Para peserta juga diberikan leaflet edukatif dan door prize sebagai bentuk apresiasi.

“Melalui pendekatan asuhan kebidanan yang berbasis komunitas, kami berharap masyarakat, khususnya lansia, bisa lebih sadar terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan menjalani hidup yang lebih sehat,” ujar Lusia Asih Wulandari.

Program ini juga menjadi sarana implementasi pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat kemitraan antara UAP dan Puskesmas sebagai bagian dari kontribusi nyata pendidikan tinggi terhadap pembangunan kesehatan masyarakat. (*na)

Share the Post:

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *