FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA UAP LAKSANAKAN UTS COMPUTER BASED TEST (CBT)

PRINGSEWU (UAP) – Pendidikan adalah investasi masa depan yang sangat penting bagi setiap individu di masyarakat. Keberhasilan pendidikan seseorang dapat dinilai dari wawasan yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan yang kemudian dapat dirasakan manfaatnya bagi diri sendiri dan bagi masyarakat. Dalam dunia pendidikan, UTS sendiri merupakan salah satu kegiatan evaluasi hasil belajar mahasiswa. Evaluasi ini adalah pemberian penilaian terhadap kemampuan mahasiswa dalam menerima, memahami, dan menguasai bahan studi sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan. Dilaksanakan setiap pertengahan semester, persiapan para mahasiswa sudah terlihat sejak satu minggu sebelum ujian. Beragam kegiatan pun telah dilakukan, mulai dari belajar bersama.

Ketua Pelaksanan UTS Dwi Feriyanto mengatakan, pekan ini, seluruh mahasiswa Prodi S1 Teknik Informatika dan D3 Teknik Elektronika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) tengah melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Akademik 2019/2020. Dilaksanakan mulai hari ini Senin (21/10), UTS akan berlangsung hingga Sabtu (26/10) esok.

Beliau menegaskan, dalam pelaksanaan ujian, para mahasiswa mengerjakan secara individu. Hal tersebut merupakan bentuk penanaman nilai kejujuran yang diterapkan kampus UAP. Menjadi momentum perdana bagi mahasiswa baru UAP 2019, adanya kegiatan UTS ini memberikan pandangan tersendiri mengenai pelaksanaan UTS di Kampus UAP. UTS kali ini adalah UTS perdana sebagai mahasiswa baru Universitas Aisyah Pringsewu.

Diharapkan dengan adanya UTS ini dapat tertanam nilai kejujuran kepada mahasiswa serta dapat meningkatkan nilai kompetitif mahasiswa khususnya dalam bidang akademik. UTS ini untuk mengukur sejauh mana materi yang telah diperoleh mahasiswa dan juga mengukur sejauh mana kefahaman mahasiswa. Harapannya dengan dilaksanakannya UTS ini dapat mengetahui sejauh mana mahasiswa telah menguasai materi yang telah disampaikan oleh para Dosen.

Sementara Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Zulkifli, S.T., M.Kom., mengatakan, kami berupaya menghadirkan sistem Computer Based Test (CBT) dalam pelaksanaan UTS atau UAS. Hal tersebut tentu sebagai upaya untuk mengoptimalkan teknologi, terutama di bidang pendidikan. Selain itu, semakin banyak yang memakai Computer Based Test (CBT) maka akan semakin banyak pengembangan sistem serupa sehingga akan meningkatkan pula performa serta fitur yang ada dalam sistem Computer Based Test (CBT).

Beliau menambahkan, CBT dapat memperkecil kecurangan-kecurangan dalam proses tes hasil belajar, karena pengaplikasiannya dapat di setting melalui vitur-vitur yang tersedia pada CBT. terdapat vitur yang memungkinkan setiap soal dibatasi waktu. Waktu yang dialokasikan untuk pengerjaan satu soal dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Jika mahasiswa tidak menginputkan jawaban selama waktu yang disediakan untuk menjawab, maka secara otomatis, soal akan beralih ke soal berikutnya. Dengan hal ini, mahasiswa tidak akan memiliki kesempatan untuk melakukan kecurangan.

Pemanfaatan CBT pada proses pelaksanaan UTS/UAS, nantinya akan memberikan satu bentuk kontribusi dalam pemanfaatan teknologi pada dunia pendidikan. Sebagai bidang yang akan terus berkembang, sangat penting bagi pendidikan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Banyak manfaat yang diperoleh dari kemajuan teknologi, salah satunya penggunaan CBT sebagai sarana mempermudah pelaksanaan proses tes formatif, tegas zulkifli. (*na)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *